Friday, February 21, 2014

Jauhi Prasangka Buruk

0 comments
Menjalin komunikasi dan berhubungan dengan orang lain menjadi keharusan bagi setiap orang. Akan tetapi membangun dan menjaga hubungan yang harmonis tak mudah untuk dilakukan, selalu ada konflik yang menyertai dan inilah warna kehidupan. Butuh niat yang tulus, berlapang dada, lalu berusaha membersihkan hati dari sifat hasad, iri, dengki yang seringkali kedatangannya tanpa permisi. Prasangka buruk terhadap sesama, apalagi jika itu terjadi pada hubungan dekat seperti keluarga dan sahabat,tentu saja menjadi batu sandungan besar dalam membangun hubungan yang hamonis.

Pada dasarnya manusia mudah tersihir  serta sangat menyukai ucapan dan kata-kata manis yang dibumbui dengan kebohongan dan kepalsuan. Manusia ingin selalu dipuji, dijunjung tinggi, dan basal menyerang ketika menerima kritikan meski itu demi kebaikan. Tak mudah memang belajar menjadi manusia bijak, fleksibel dalam kondisi apapun jua. Dan akan menjadi lebih berat lagi, apabila hati selalu dihinggapi prasangka buruk, hingga tidak bisa lagi membedakan mana yang tulus ikhlas, dan yang mana penuh kepalsuan.

Dimulai dari prasangka buruk, lalu berkembang menjadi tuduhan dusta, dilanjutkan dengan upaya mencari-cari kesalahan orang lain, berakhir dengan ghibah, ditutup dengan hujatan, cercaan dan makian. Berapa banyak  dosa yang diciptakan oleh prasangka buruk. Sedangkan Allah Subhanahu wa Ta’ala mengharamkan berprasangka buruk terhadap orang lain dan menggolongkannya sebagai perbuatan dosa.  Allah berfirman, artinya, “Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah oleh kalian kebanyakan prasangka, (karena) sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa.”(QS. al-Hujurat:12)

Kita semua memiliki aib dan tidak lepas dari dosa.Tidak ada yang tahu kedalaman hati manusia, bukankah sejauh ini tak satupun manusia mampu berlayar di hati sesamanya, rahasia hati seseorang hanya kuasa Allah semata, dan kita sebagai manusia tak berhak melakukan opini yang tidak jelas unsur bukti kebenarannya. Jangan karena kepintaran dan kekayaan, kita bisa menguasai hati manusia, bukan pula karena kehebatan dan kejayaan, kita akan mampu  membaca hati manusia.Kita bukan siapa-siapa, tidak punya daya melebihi kekuasaan DzatNYA dalam menyelami hati manusia dan hal ghaib lainnya  

Dan biasanya setiap orang yang berprasangka buruk kepada orang lain, menunjukkan aib orang lain,  hal itu disebabkan buruknya batin dan watak, dan ini menjadi ciri orang munafik. Seseorang yang beriman mencari alasan-alasan positif kenapa orang lain itu melakukan perbuatan tersebut dan karena selamatnya hati mereka yang selalu rutin membersihkan hati melalui amal dan kebaikan. Perlu kita sadari akibat yang dihasilkan dari prasangka buruk akan menimbulkan permusuhan, perpecahan, rasa saling tidak percaya. Dan akan menjadi bahaya terbesar apabila prasangka buruk telah memasuki rasa ketidak percayaan akan keadilan dan kekuasaan Allah SWT.. Semoga saja kita terhindar dari barisan ini.

Prasangka buruk dia dihadirkan ketika masalah datang menghampiri atau ketika masalah itu tak kunjung usai. Dan tidak ada hal positif yang ditimbulkan dari prasangka buruk. Orang-orang yang mengikhlaskan dirinya menjadi korban prasangka buruk senantiasa akan terjerembab ke dalam perbuatan dosa yang tak terbatas. Sebab satu perbuatan dosa akan mengundang dan memaksa pelakunya untuk melakukan perbuatan dosa yang lain, hukuman akhiratnya pun akan semakin berat. Dan obat penawar prasangka buruk adalah istiqomah dalam melakukan zikir dan ibadah amal baik lainnya. Ketika prasangka buruk datang, segeralah untuk memperbanyak Istiqhfar supaya syetan tidak berat meninggalkan hatimu. 

semoga bermanfaat dan ridho Allah menyertai
Read more ►

Thursday, December 12, 2013

8 Kota Paling Buruk Untuk Bekerja di Dunia

0 comments
8. Guangzhou - China


Kota besar di kawasan selatan China, tepatnya di provinsi Guangdong ini memang menjadi salah satu kota industri terbesar di dunia. Sehingga tak heran jika tingkat polusi di Guangzhou cukup buruk. Dengan seringnya kota diselimuti oleh asap pabrik, beberapa orang bahkan berkelakar jika Guangzhou seperti kota bom dan berbahaya untuk tinggal, apalagi bekerja.


7. Ho Chi Minh City - Vietnam

Menjadi ibukota Vietnam dan terletak di negara tropis, mungkin membayangkan bekerja di kota Ho Chi Minh cukup menyenangkan. Tapi rupanya tidak, dengan kondisi sanitasi yang buruk sehingga rawan penyakit, iklim di Ho Chi Minh memang buruk. Selain itu fasilitas kesehatan dan infrastuktur yang tak memadai membuat Ho Chi Minh kurang tepat untuk menjadi lokasi bekerja.


6. Bogota - Kolombia

Well, apa yang membuat ibukota Kolombia ini menjadi kota buruk untuk mencari kerja? Mudah saja, kamu ingin bekerja di kota dengan kondisi yang sehat bukan? Dan Bogota tak bisa memberikan hal itu. Bogota memang menjadi kota dengan tingkat polusi udara paling buruk dan sangat serius. Seakan tak cukup, kondisi politik negara menjadikan Bogota memang tak cocok untuk bekerja.


5. Nairobi - Kenya

Ada beberapa hal yang membuat kamu untuk berpikir berulang kali mencari kerja di Nairobi. Sebagai ibukota negara Kenya, kondisi iklim Nairobi cukup buruk. Meskipun menjadi salah satu kota termaju di Afrika, justru tingkat kriminalitas di Nairobi sangat tinggi bahkan berbahaya. Tak mau kan kamu bekerja malah kehilangan uang dan menjadi sasaran rampok?


4. Mumbai - India

Kota sebagai pusat perekonomian di India ini memang memiliki museum, arsitektur bangunan, sampai restoran yang terbaik. Namun coba kamu mencari ke daerah pinggiran Mumbai. Kamu akan menemukan kondisi lalu lintas yang super buruk, kumuh, sampai masalah keamanan membuat setiap para pencari kerja akan berpikir berulang kali untuk mencari penghidupan di Mumbai.


3. Almaty - Kazakhstan

Salah satu masalah utama ibukota Kazakhstan ini adalah lokasinya yang terpencil. Sehingga itu berpengaruh terhadap masalah perumahan, fasilitas pendidikan dan kesehatan, infrastuktur sampai minimnya lokasi hiburan menjadikan Almaty tak baik untuk bekerja. Belum lagi buruknya polusi udara, kondisi sanitasi dan penyakit menjadi penyebab kota ini dihindari para pencari kerja.


2. Jakarta - Indonesia

Oke, ibukota negara tercinta kita memang masuk sebagai salah satu kota terburuk untuk bekerja di dunia. Kenapa? Meskipun dalam krisis global Indonesia bisa bertahan, namun kondisi lingkungan Jakarta dengan sanitasi buruk dan polusi udara (serta macet) menjadi penyebab utama. Kurangnya fasilitas kesehatan yang merata, kondisi politik dan ekonomi tak stabil serta rawan kriminalitas, harus membuat Jakarta banyak berbenah menjadi lebih baik untuk bekerja.


1. Lagos - Nigeria

http://www.didunia.net/
Sebagai kota terbesar di negara terbesar kawasan Afrika, Lagos memang memiliki banyak masalah seperti polusi, kebersihan, fasilitas kesehatan dan pendidikan sampai infrastuktur. Menjadi kota dengan tingkat resiko tertinggi untuk bekerja, masalah kriminal menjadi hal yang cukup berbahaya di Lagos selain kondisi politik dan ekonomi yang tidak stabil. Mudah stress di Lagos, tak cocok untuk para pekerja.
Read more ►
 

Copyright © Sort Informasi Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger